Pentingnya Menjaga Higiene dan Sanitasi Makanan

MAKANAN merupakan kebutuhan mendasar bagi kehidupan manusia. Makanan yang dikonsumsi mungkin sekali menjadi penyebab terjadinya gangguan dalam tubuh, sehingga kita jatuh sakit.

Salah satu cara untuk memelihara kesehatan adalah dengan mengkonsumsi makanan yang aman, yaitu dengan memastikan makanan tersebut dalam keadaan bersih dan terhindar dari penyakit. Makanan yang kita makan secara tidak higienis adalah salah satu diantaranya bisa terkontaminasi oleh bakteri dan virus.

Kontaminasi yang terjadi pada makanan dan minuman dapat menyebabkan makanan tersebut dapat menjadi media bagi suatu penyakit. Sanitasi makanan lebih ditekankan pada pengawasan terhadap pembuatan dan penyediaan bahan makanan agar tidak membahayakan kesehatan.

Dalam sanitasi dan Higiene makanan, permasalahan yang menyangkut nilai gizi ataupun mengenai komposisi bahan makanan yang sesuai dengan tubuh jarang di perhatikan. Dalam hal ini apa yang dimaksud dengan Higiene? Pengertian Higiene ialah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu, misalnya mencuci tangan untuk kebersihan tangan, mencuci piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan (Depkes RI 2004).

Salah satu contoh yang paling mudah terkontaminasi yaitu makanan yang dijual dipinggir jalan serta jajanan-jajanan di lingkungan sekolah yang kurang memperhatikan kebersihan sanitasi dan Higiene sehingga tidak jarang menimbulkan penyakit. Kejadian ini belum lama terjadi di kota Depok, tepatnya di salah satu Sekolah Menengah Pertama yang telah terkontaminasi makanan kurang higienis, sehingga menyebabkan sekitar 40 siswa tersebut terinfeksi virus Hepatitis A.

Gejala infeksi Hepatitis A biasanya demam seperti orang yang mengalami gejala flu, sakit di seluruh badan, mual, muntah, nafsu makan menurun dan badan terasa lemas. Pasien juga bisa merasakan nyeri di perut kanan atas akibat peradangan liver.

Upaya pencegahan penularan virus Hepatitis A yang terpenting adalah menerapkan pola hidup sehat seperti makan teratur dengan gizi serta istirahat yang cukup, banyak mengonsumsi buah dan sayur-sayuran.

Penularan virus ini dapat juga dicegah dengan cara memperhatikan personal Higiene. Berikut ini adalah contoh tindakan Personal Hygiene yaitu mencuci tangan hingga bersih setiap kali akan makan, mandi dan menggosok gigi secara teratur untuk menjaga kebersihan tubuh. Menjaga kebersihan bahan makanan yang akan diolah, serta menjaga kebersihan semua peralatan memasak dan wadah makanan.

Jangan lupa cuci tangan pakai sabun dengan rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, karena penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *