Sanitasi Masih Menjadi Masalah di Sekitar Gunung Agung

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat isu dan masalah yang masih terjadi di sekitar Gunung Agung, Bali, hingga Sabtu (2/12) hari ini. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masalah pemenuhan kebutuhan air minum, air bersih dan sanitasi di banyak titik pengungsian dan tempat pengungsian ternak.

Kemudian masalah lainnya adalah data angka jumlah ketersedian dan rasio mandi cuci kakus (MCK) per lokasi pengungsian. “Kemudian terjadi kekurangan tenda pengungsi dan akan dipindahkannya tenda pengungsian di wilayah Ulakan,” katanya saat dihubungi Republika.

Isu lainnya adalah pemetaan aktifitas yang dilakukan dunia usaha, organisasi non-pemerintah (NGO), dan organisasi untuk membagi tugas PB di lapangan. Isu lainnya adalah pembayaran listrik di banjar-banjar lama. “Isu permasalahan pembayaran biaya rumah sakit di wilayah Klungkung,” katanya.

Isu pembelanjaan barang-barang kebutuhan dari agen/supplier di Karangasem tidak bisa lagi hutang dan harus membayar cash. “Masalah lainnya, yaitu kekurangan stok beras,” ujarnya.

Kemudian masalah dana bantuan yang mengendap di bank BPD Bali dan masalah pembelanjaan dana siap pakai (DSP). Selain itu, masalah jam operasional tim logistik yang perlu diperpanjang atau dibuat shift untuk keperluan mendesak. Isu lainnya adalah jangka waktu/masa tanggap darurat.

Ia menambahkan pengelompokan isu menjadi sektor pemukiman, infrastruktur, sosial, ekonomi, lintas sektor. Kemudian masalah belum adanya SK BPP dan PPK. Yang juga menjadi isu adalah wacana membangun hunian sementara (huntara).

Untuk itu, hari ini jajaran kementerian/lembaga terkait berencana akan melakukan evakuasi warga dan ternak. Kemudian assessment titik pengungsian. Pemerintah juga akan mengundang Dandim, PDAM, PMK, Kementerian PU, Kementerian Sosial, Kementerian Lingkungan untuk rapat koordinasi bidang sosial dan logistik di Pospenas. Kemudian diadakannya rapat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Rapat koordinasi juga dilakukan dengan Kalak BPBD terkait isu domestik.

“Selain itu, pertemuan dengan bupati terkait masa tanggap darurat,” ujarnya. Kemudian, kata dia, pertemuan dengan BPP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait masalah pendanaan.

Saat ini Gunung Agung masih berstatus siaga IV atau awas.Hingga saat ini, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali per Jumat (1/12) mencatat total keseluruhan pengungsi 55.773 jiwa di 211 titik. Jumlah ini meningkat 7.102 jiwa dari data sebelumnya berjumlah 48.671 jiwa di 228 titik.

alat penunjang sanitasi air yang berkualitas dapat di beli di https://www.indotekhnoplus.com/

5 Manfaat Menjaga Kesehatan Lingkungan Kerja di Perusahaan Anda

Kesehatan lingkungan kerja adalah kondisi di mana lingkungan kerja Anda secara fisik, bersih dan nyaman. Tidak ada sampah, debu, kotoran, serangga, dan yang lain. Kesehatan lingkungan kerja yang terjaga, akan berdampak positif bagi karyawan dan perusahaan. Ketika karyawan bekerja di lingkungan kerja yang sehat, ia akan mampu bekerja secara optimal dan maksimal. Berbeda ketika kesehatan lingkungan kerja tidak terjaga, di mana virus, kuman, dan bakteri berkembang dengan bebas sehingga menghasilkan penyakit.

Untuk lebih lengkapnya, simak ulasan di bawah ini mengenai manfaat menjaga kesehatan lingkungan kerja bagi karyawan dan perusahaan!

Menjauhkan Penyakit

Satu alasan utama mengapa sangat penting untuk menjaga kesehatan lingkungan kerja adalah karena menghindari penyakit. Seperti yang sudah diketahui bahwa kuman, virus, dan bakteri lebih mudah berkembang di lingkungan yang kumuh dan kotor. Jika lingkungan kerja Anda tidak terawat dan tidak terjaga kebersihannya, maka beragam jenis penyakit bisa mudah tumbuh.

Penyakit seperti diare, flu, alergi, masalah pernapasan, dan penyakit lain akan mudah datang dan mengancam kesehatan Anda jika tidak ada sistem kebersihan yang jelas di lingkungan kerja. Hal ini tentu akan membuat Anda dan karyawan lain tidak nyaman bekerja lama-lama. Oleh sebab itu, untuk menghindari hal buruk pada kesehatan karyawan, perusahaan hendaknya memiliki sistem kebersihan yang jelas sehingga lingkungan kerja tetap bersih setiap harinya.

Meningkatkan Produktivitas

Sudah pasti Anda merasa lebih produktif dan semangat ketika bekerja di tempat yang bersih dan nyaman. Sebaliknya, Anda tidak akan betah berlama-lama bekerja di tempat yang kotor. Oleh karena itulah penting menjaga kesehatan lingkungan kerja demi alasan produktivitas. Ketika lingkungan kerja Anda bersih, tidak ada debu maupun kotoran, dan semuanya tertata rapi, ide kreatif cenderung lebih mudah muncul. Berbeda ketika tempat Anda tidak terjaga dan terawat, hanya akan ada rasa sumpek dan penat selama bekerja.

Menjaga Sistem Kerja Tetap Efisien dan Efektif

Di samping dua alasan menjaga kesehatan karyawan dan produktivitas, menjaga kesehatan lingkungan kerja penting untuk menjaga sistem kerja tetap efisien dan efektif. Ketika perusahaan memiliki lingkungan kerja yang sehat secara fisik maka sistem kerja yang sudah ditetapkan akan mudah dijalankan. Hal yang sama tidak akan terjadi ketika kondisi lingkungan kerja tidak terawat dan kumuh.

Contoh mudahnya, perusahaan besar seperti Google menyediakan banyak fasilitas di lingkungan kerja untuk karyawannya. Fasilitas ini sudah seharusnya dijaga, dibersihkan, dan dirawat kesehatannya agar fungsi utamanya bisa berjalan. Bagaimana jika fasilitas kantor Google yang ditujukan untuk karyawan tidak dijaga kesehatannya? Tentu saja sistem kerja perusahaan tidak akan berjalan bagaimana semestinya.

Meningkatkan Mood

Kesehatan lingkungan kerja yang terjaga akan meningkatkan mood para karyawan. Bayangkan bagaimana jika Anda harus bekerja di tempat kumuh dan kotor yang sama sekali tidak baik bagi kesehatan. Apakah Anda merasa senang dan termotivasi? Apakah Anda akan tetap bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan? Tentu jawabannya tidak. Anda hanya akan merasa tertekan, suntuk, sumpek, dan stres. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kesehatan lingkungan kerja terjaga.

Membentuk Hubungan Kerja yang Baik

Di dalam lingkungan kerja yang sehat, hubungan antar rekan kerja dan atasan akan lebih mudah dilakukan. Komunikasi bisa berjalan lancar antar divisi dan posisi. Tidak terhalang oleh masalah kesehatan lingkungan kerja. Bayangkan bagaimana jika lingkungan kerja Anda tidak terjaga, jangankan bekerja, berkomunikasi dengan rekan kerja yang lain saja sudah enggan. Bahkan mungkin Anda malas pergi bekerja jika lingkungan kerja tidak sehat.

Dalam membentuk hubungan kerja yang baik antar rekan kerja ataupun bawahan, Anda tentunya membutuhkan alat motivasi yang tepat untuk dapat diberikan kepada mereka. Salah satu pilihan yang bisa Anda gunakan adalah Sodexo ePass. E-Voucher ini dapat diberikan sebagai salah satu bentuk hadiah dalam program motivasi di perusahaan Anda. Pengiriman voucher sangat praktis, karena bisa dilakukan melalui email. Nantinya, penerima voucher akan memiliki kebebasan untuk berbelanja di berbagai toko online dan gerai toko offline seluruh Indonesia.

Ada banyak aspek dalam perusahaan yang terpengaruh oleh kesehatan lingkungan kerja. Mulai dari kesehatan karyawan, produktivitas, sistem kerja, hingga hal dasar seperti komunikasi. Mengingat ada banyak hal ini, sudah sepatutnya jika perusahaan menerapkan sistem yang jelas untuk menjaga kesehatan lingkungan kerja.

alat penunjang sanitasi tersedia di https://www.indotekhnoplus.com/ dengan kualitas terbaik.

Indramayu Wujudkan Sanitasi Sehat dan Bebas Sampah 2020

Wilayah Kabupaten Indramayu pada tahun 2020 harus bisa terwujud sanitasi sehat dan bebas sampah berbasis pemberdayaan masyarakat. Hal ini sesuai dengan Visi Indramayu Remaja dan misi ke lima yakni memelihara lingkungan hidup yang terkendali dan lestari serta misi ke enam meningkatkan pembangunan prasarana dan sarana wilayah yang merata.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Indramayu, Maman Kostaman, menjelaskan, sanitasi sebagai salah satu aspek pembangunan memiliki fungsi penting dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, karena hal ini berkaitan dengan kesehatan, pola hidup, kondisi lingkungan permukiman, estetika serta kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sanitasi juga merupakan salah satu faktor terpenting dalam mewujudkan layanan yang terkait dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan produktivitas,” tegas Maman.

Sejalan dengan tuntutan dan cita-cita peningkatan standar kualitas hidup masyarakat, sementara di sisi lain tingkat pencemaran lingkungan semakin tinggi dan adanya keterbatasan daya dukung lingkungan itu sendiri sehingga dampak negatif yang disebabkan oleh kualitas lingkungan juga masih sangat tinggi, hal ini menuntut sektor sanitasi menjadi salah satu aspek pembangunan yang harus diperhatikan.

“Sanitasi tidak bisa dianggap sebagai urusan sepele, urusan sanitasi sama pentingnya dengan urusan-urusan yang lain,” tegasnya.

Melalui program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) perencanaan dan pembangunan sanitasi diarahkan pada perencanaan yang komprehensif. Keterlibatan lintas sektor dalam pembangunan sanitasi dilakukan demi mewujudkan kondisi sanitasi yang lebih baik lagi dalam upaya pencapaian sasaran MDGS.

Sementara itu, berdasarkan tinjauan terhadap Rencana Pembangunan  Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu 2016 — 2021, kebijakan umum pada urusan perumahan rakyat dan kawasan permukiman diarahkan pada penataan kawasan permukiman penduduk dan infrastruktur penunjang, peningkatan cakupan layanan air bersih dan sanitasi lingkungan serta rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), cakupan layanan drainase perkotaan, peningkatan kelayakan fasilitas umum untuk mendorong aspek perekonomian, lingkungan, kesehatan masyarakat dan social budaya, dan pengembangan kinerja pengelolaan persampahan.

“Sanitasi hendaknya diamalkan dalam lingkungan masing-masing terutama dimulai dengan lingkungan rumah tangga, karena apabila semua rumah tangga mampu melaksanakan ini dengan baik maka Kabupaten Indramayu akan dapat mewujudkan lingkungan kabupaten yang sehat, bersih , asri dan nyaman, karena hal ini selaras dengan semangat yang terkandung dalan Visi Kabupaten Indramayu Remaja,” kata Maman. Aa DENI / Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu.

alat sanitasi sangat di perlukan untuk terwujudnya sanitasi yang baik, alat sanitasi tersedia di https://www.indotekhnoplus.com/