Higienitas dan Sanitasi Rumah Tangga

Pangan merupakan kebutuhan hakiki bagi manusia yang harus dipenuhi setiap harinya. Kebutuhan pangan yang perlu dipenuhi tidak hanya untuk memuaskan nafsu tapi juga harus memberikan gizi yang baik bagi tubuh. Selain itu, bahan pangan yang dikonsumsi juga harus aman agar tidak memberikan efek negatif setelah dikonsumsi. Bahan pangan yang aman tentu tidak terlepas dari perlakuan higienis dan sanitasi selama proses pengolahannya.Menurut Depkes RI (2004), higienis atau higiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu. Dalam sudut pandang pangan, higienitas mengacu pada bagaimana pelaku atau orang yang memproses makanan tersebut menjaga kebersihan dirinya, sehingga ia dapat melindungi keutuhan bahan pangan secara menyeluruh. Sedangkan sanitasi bahan pangan adalah usaha pencegahan yang menitik beratkan pada tindakan untuk membebaskan produk pangan dari segala bahaya yang dapat mengganggu kesehatan, mulai dari pasca panen hingga dihasilkan produk jadi (Prabu, 2008). Higienitas dan sanitasi merupakan dua istilah yang berbeda namun saling berkaitan satu sama lain. Secara sederhana, pengertian higienitas dikaitkan dengan kebersihan pelaku atau orang yang bersangkutan sedangkan sanitasi lebih ke lingkungan yang dapat menyebabkan gangguan pada bahan pangan. Selama proses pengolahan bahan pangan, higienitas dan sanitasi harus selalu diperhatikan untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Kualitas ini yang nantinya akan mempengaruhi keamanan produk pangan tersebut. Pada lingkup yang sederhana, yaitu lingkup rumah tangga, higienitas dan sanitasi bahan pangan dapat dipraktikan untuk menghasilkan makanan yang aman dikonsumsi oleh keluarga. Pengelolaan makanan yang aman dan sehat dapat dilakukan dengan cara:
  1. Menjaga kebersihan peralatan dan bahan pangan selama proses pengolahan
  2. Mencuci tangan sebelum menyiapkan dan menyajikan makanan
  3. Memisahkan bahan pangan mentah dari makanan yang matang
  4. Menggunakan bahan yang segar dan belum kadaluwarsa
  5. Masak bahan pangan dengan benar
  6. Jangan menyimpan makanan pada suhu ruang dalam waktu yang lama
Melalui beberapa cara sederhana tersebut, paling tidak kondisi keamanan produk pangan dapat lebih terjaga. Meskipun kontaminasi tidak dapat dicegah seutuhnya, cara tersebut mampu meminimalisir kontaminan sehingga produk pangan lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *