Suka Cita Warga Lais Dapat Bantuan Bedah Rumah Hingga Jamban Sehat

Lais- Raut bahagia dari wajah Neng Rani Ismayani warga Desa Petaling Kecamatan Lais tak bisa ditutupi. Ya, Sabtu (4/6/2022) siang Neng tak menyangka kediamannya disambangi langsung Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi yang secara simbolis menyerahkan bantuan Bedah rumah bersama Badan Zakat Nasional (BazNas) Kabupaten Muba. Diketahui, bantuan Bedah rumah untuk keluarga Neng ini merupakan bantuan ke-61 di Muba yang mana target pembangunan yakni 75 unit. Tidak hanya Neng yang beruntung, keluarga Edi Yaman dan Sadaria yang juga warga Lais juga mendapatkan bantuan pembangunan jamban sehat yang mana merupakan titik pembangunan ke 95 dan target yang harus diselesaikan 100 unit jamban sehat. “Warga Muba harus dapat rumah yang layak dan jamban yang sehat. Tugas kita Pemerintah untuk merealisasikannya,” ungkap Pj Bupati Muba, Drs Apriyadi MSi saat silaturahmi dengan warga Kecamatan Lais, Sabtu (4/6/2022) . Menurutnya, sumber bantuan untuk warga Muba tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi bisa dari sumber-sumber lain. “Ya, misal saja dengan kerjasama bersama BazNas ini kan pakai uang zakat ASN Muba, Alhamdulillah bisa mengurangi beban saudara kita yang ada di Muba,” ujarnya. Lanjutnya, terpenting saat ini membangun semangat gotong royong dan kemanusiaan menjadi hal yang prioritas di Muba. “Kalau ada yang harus dan segera dibantu, mari kita segera bantu,” ucapnya. Sementara itu, Neng dan Edi Yaman mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih atas bantuan ini, kepada segenap ASN di lingkungan Pemkab Muba yang telah menyalurkan zakat lewat BazNas manfaatnya sangat dirasakan bagi warga yang membutuhkan seperti kami,” tuturnya. Ketua BazNas Muba, Lukman Nul Hakim menuturkan pembangunan Bedah rumah kali ini di kediaman Neng warga Petaling Lais merupakan pembangunan yang ke-61 dan pembangunan jamban sehat untuk keluarga Edi Yaman pembangunan ke-75. “Untuk target Bedah rumah kita akan tuntaskan di 75 unit rumah dan jamban sehat di 100 unit. Insya Allah dengan bersama pak Apriyadi ini akan tuntas dalam waktu dekat,” pungkasnya. Dalam rangkaian kunjungan Pj Bupati Apriyadi tersebut juga tampak dihadiri Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza, serta Tokoh Agama dan Masyarakat setempat. Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Apriyadi juga menyerahkan bantuan puluhan unit kursi untuk Persatuan Amal Kematian Desa Petaling Kecamatan Lais. Jamban : https://mubakab.go.id/berita/1358-suka-cita-warga-lais-dapat-bantuan-bedah-rumah-hingga-jamban-sehat

Stadion Di Kelurahan Air Jamban Akan Dialih Fungsikan

Kepala Dinas Cipta karya dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Bengkalis H. Safril Buchari mengatakan stadion yang ada di Jalan Stadion Kelurahan Air Jamban akan dialih fungsikan menjadi Stadion Motor Cross. Memang awalnya stadion ini dipergunakan untuk lapangan bola, namun karena melihat tempat juga kondisi yang tidak memungkinkan. “Stadion yang ada di Kelurahan Air Jamban ini bisa sangat bermanfaat nantinya, tidak terbengkalai seperti ini. Bagaimana pun juga Dinas CKTR Kabupaten Bengkalis akan memberikan yang terbaik demi menunjang olah raga yang ada di Kecamatan Mandau,jelasnya saat meninjau stadion yang ada di Jalan Stadion Kelurahan Air Jamban. Dikatakannya, kecamatan Mandau banyak mencetak bibit ? bibit atlet, oleh karena itu Dinas CKTR akan memfasilitasi saran demi kemajuan oleh raga di Kecamatan Mandau 2012 nanti. “Kan sayang juga kalau atlet, atlet kita tidak punya sarana, padahal mereka merupakan aset Pemkab Bengkalis. Dinas CKTR Kabupaten Bengkalis sangat mendukung kemajuan yang ada di Kecamatan Mandau dan Pinggir dengan memberikan yang terbaik,”paparnya. Kadis CKTR H. Safril Buchari mengatakan ksangat optimis dengan proyek sebanyak 104 di Kecamatan Mandau dan Pinggir selesai tepat waktu. ?Saya sangat terkesan dengan kinerja UPTD CKTR Kecamatan Mandau dan Pinggir yang sigap dalam menyelesaikan proyek yang ada. Saya pun berharap dengan banyaknya proyek Dinas CKTR di Kecamatan Mandau dan Pinggir dapat selesai sebelum deadline,? ungkap Safril yang beberapa waktu lalu baru saja pulang menunaikan ibadah haji. “Saya melihat dalam proyek rehab Stadion Mini Pokok Jengkol masih ada yang kurang. Kekurangan itu kenapa hanya rehab lahan parkir dan juga stadion saja, seharusnya rehab secara keseluruhan. Nantinya, kalau Stadion Mini Pokok jengkol ini sudah rampung secara keseluruhan akan kami serahkan kepada pengelola melalui Dinas Perlengkapan. Mungkin tahun 2012 nanti kami akan ajukan masalah pemeliharaan rumput yang ada di Stadion Mini Pokok Jengkol, katanya. Jamban : https://www.bengkaliskab.go.id/view/news/stadion-di-kelurahan-air-jamban-akan-dialih-fungsikan-

Rapat Persiapan Pemantapan Peresmian Pembangunan Mahyani dan Jamban Keluarga

Didampingi Koordinator Bidang Pertanian, Syamsul Hidayat, S.Pt., Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Provinsi NTB, Iskandar Zulkarnain, ST., M.Si., memimpin rapat Persiapan Pemantapan Peresmian Pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) dan Jamban Keluarga dirangkai dengan Deklarasi 3 STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Kabupaten Lombok Timur, dihadiri perwakilan Tim Panitia 3 Pilar STBM Kabupaten Lombok Timur, serta perangkat daerah terkait Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Bertempat di ruang rapat Lakey Bappeda Provinsi NTB, Selasa 8 Maret 2022. Kegiatan ini sebagai salah satu program penanggulangan kemiskinan yang didukung dan dilaksanakan oleh BAZNAS NTB melalui dana ZIS di sepuluh Kabupaten/Kota se-NTB. Harapannya dengan rumah layak huni (Mahyani) dan Jamban Keluarga yang diintegrasikan dengan perbaikan sanitasi dapat menurunkan kemiskinan, meningkatkan kesehatan lingkungan dan banyak aspek lainnya.
Dirangkainya Deklarasi 3 STBM juga dapat memberikan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Indikator outcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku. Sedangkan indicator output STBM antaralain: Setiap individu dan komunitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air di sembarang tempat (ODF); Setiap rumahtangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman di rumah tangga; Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas (seperti sekolah, kantor, rumah makan, puskesmas, pasar, terminal) tersedia fasilitas cuci tangan (air, sabun, sarana cuci tangan), sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar. Jamban : https://bappeda.ntbprov.go.id/rapat-persiapan-pemantapan-peresmian-pembangunan-mahyani-dan-jamban-keluarga/